Bagian Ahli Waris Kakek

Qaidah ahli waris kakek/Aturan ahli waris kakek/Bagian ahli waris kakek


السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat malam pengunjung Ulumul Islamiyah. Setelah kemarin membahas tentang bagian ahli waris bapak, sekarang kita akan membahas bagian ahli waris kakek atau bapaknya bapak. Bagian ahli waris kakek tidak jauh berbeda dengan ahli waris bapak, ahli waris kakek hanya menggantikan atau menempati posisinya bapak jika ahli waris bapak tidak ada, namun jika ahli waris bapak masih ada, maka ahli waris kakek akan terhalang(termahjubkan) oleh ahli waris bapak. Untuk bagian-bagiannya bisa lihat dibawah ini.

Bagian yang akan diperoleh ahli waris kakek mempunyai 4 aturan.

Kakek akan

1. Terhalang(Mahjub), jika ada ahli waris bapak atau kakek yang lebih dekat, kakek yang lebih dekat bisa memahjubkan(menghalangi) kakek yang lebih jauh.

2. Mendapatkan Ashabah(sisa?), jika ahli waris kakek tidak berkumpul dengan ahli waris bapak dan ahli waris anak(secara mutlak).

3. Mendapatkan 1/6, jika tidak ada ahli waris bapak dan berkumpul dengan ahli waris anak.

4. Mendapatkan 1/6 dan sisa, jika tidak ada ahli waris bapak dan berkumpul dengan ahli waris anak perempuan dan semua ahli waris perempuan, hanya ahli waris kakek yang laki laki.

Nah itulah bagian ahli waris kakek, untuk perbedaannya bagian ahli waris kakek dengan ahli waris bapak akan dibahas di artikel selanjutnya.

Sekian terimakasih.

Semoga bermanfaat.

والسّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sumber : Ilmu Faraid dari Kitab Al Miftah oleh KH Agus Magfur Murodi pendiri pondok pesantren Murodi yang berada di Jl. Suburan Barat, Mranggen, Demak, Jawa Tengah.
MA Futuhiyyah 1 Mranggen, Demak.
Ulumul Islamiyah
Previous
Next Post »