Awali dengan Bismillah



Wallpaper Awali dengan Bismillah.

Silahkan download melalui link di bawah ini.

Download Wallpaper.


Hadits Thalaq


Dan adapun lebih dibencinya perkara halal oleh Allah yakni perceraian.

Bagian Ahli Waris Paman-Paman


Ahli waris dari kelompok laki-laki terdapat juga paman, seperti disebutkan di post sebelumnya yaitu di Ahli Waris dari Kelompok Laki-Laki.
Paman disini yakni paman dari bapak, atau dalam bahasa arab عم dan juga terdapat dua paman yang mendapatkan warisan jika memenuhi syarat-syaratnya.

Nah, bagiannya berapa saja dan syarat-syaratnya apa saja, akan dibahas pada post ini.

Bagian Ahli Waris Paman-Paman

Paman yang masuk dalam kelompok ahli waris ada 2 yakni: Paman Sekandung(عم شقيق) dan Paman Sebapak(عم للاب).

Bagian Paman Sekandung

Paman sekandung akan mendpatkan warisan:

1. Mahjub, jika terdapat ahli waris ابن, ابن الابن, اب, اخ شقيق , اخت شقيقة, اخ للاب, اخت للاب.

2. Ashabah, ketika tidak terdapat ahli waris yang disebut di atas.

Bagian Paman Sebapak

Paman sebapak akan mendpatkan warisan:

1. Mahjub, jika terdapat ahli waris yang memahjubkan paman sekandung dan paman sekandung itu sendiri.

2. Ashabah, ketika tidak terdapat ahli waris yang memahjubkan.

Nah itulah bagian-bagian ahli waris paman.

Semoga bermanfaat.

Tetap kunjungi Ulumul Islamiyah dan nantikan post-post selanjutnya.

Istilah Istilah dalam Tajwid


Ulumul Islamiyah Istilah Istilah dalam Tajwid.

Seperti yang kita ketahui dari post sebelumnya yakni Belajar Tajwid bahwa Tajwid merupakan ilmu yang digunakan untuk membaca Alqur'an dengan tujuan mengindahkan bacaan Alqur'an. Dalam Tajwid dikenal beberapa istilah-istilah sebagai berikut:

Istilah Istilah dalam Tajwid

1. غنة atau Ghunnah adalah membaca dengan makhroj huruf dengung.

2. اظهار atau Idhar adalah membaca degan huruf jelas.

3. ادغام atau Idgham adalah membaca dengan memasukkan huruf ke huruf setelahnya. Sehingga seperti ada tasydid.

4. اخفاء atau Ikhfa' adalah membaca dengan huruf samar, cenderung ke huruf setelahnya.

5. تفخيم Tafkhim adalah membaca dengan huruf tebal, yakni dengan memoncongkan bibir.

6. ترقيق Tarqiq adalaah membaca dengan huruf tipis, yakni dengan melebarkan bibir atau meringis.

7. مد Mad adalah membaca dengan memanjangkan suara huruf Mad.

8. Makharijul Huruf. Ini adalah tempat keluar masuknya suatu huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an.

9. Shifatul Huruf. Ini adalah cara mengucapkan atau melafadzkan tiap huruf pada Al-Qur’an.

10. Akhamul Huruf. Ini ilmu tajwid tentang hubungan antara satu huruf dengan huruf lainnya.

11. Ahkamul Maddi Wal Qasr. Ilmu yang mempelajari panjang pendek bacaan disaat melafadzkan tiap kata dalam ayat Al-Qur’an.

12. Ahkamul Waqaf Wal Ibtida’. Ilmu tajwid untuk mengetahui huruf dimana kita bisa memulai membaca dan atau berhenti membaca pada tiap bacaan di Al-Qur’an.

Nah itulah beberapa Istilah Istilah dalam Tajwid.

Semoga bermanfaat.

Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Assalamualaikum, selamat siang semuanya.

Bagaimana kabarnya akhi ukhti?

Baik? Sehat Walafiyat? Alhamdulillah.

Selamat berkunjung kembali di Ulumul Islamiyah.

Pada kesempatan kali ini kita akan belajar tajwid dengan pokok bahasan yaitu:

Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Pernahkah kamu melihat ayat dalam Alqur'an, misalnya pada surat Alfatihah, terdapat kalimat َاَنْعَمْت nah bagaimana kah cara membacanya?

ِAn 'amta

Ann 'amta

Am 'amta

Ang 'amta

Nah masalah tersebut akan dijawab pada post ini.

Sebelumnya baca terlebih dahulu Istilah Istilah dalam Ilmu Tajwid.

Hukum nun sukun dan tanwin ada lima:

1. Idhar Chalqiy
2. Idgham Bighunnah
3. Idgham Bila Ghunnah
4. Iqlab
5. Ikhfa' Chaqiqiy

1. Idhar Chalqiy


Idhar Chalqiy adalah ketika ada Nun Sukun/Tanwin bertemu dengan salah satu huruf 6(Enam): ء ح خ ع غ ه

Berikut adalah contoh Idhar Chalqiy:
No Huruf Contoh
1 ء مَنْ اَمَنَ
2 ح وَانْحَرْ
3 خ مِنْ خَوْفٍ
4 ع َاَنْعَمْت
5 غ مِنْ غِسْلِيْنٍ
6 ه عَنْهُ

Cara membaca idhar chalqiy yakni dengan membaca jelas huruf nun atau tanwin dan huruf bertemunya. Man Amana, Wan Char, Min Khoufin, An 'Amta, Min Ghisliinin, 'Anhu.

2. Idgham Bighunnah


Idgham Bighunnah adalah ketika ada Nun Sukun/Tanwin bertemu dengan salah satu huruf 4(Empat): ي ن م و

Berikut adalah contoh Idgham Bighunnah:
No Huruf Contoh
1 ي وَاِنْ يَكُنْ
2 ن لَنْ نَدْخُلَهَا
3 م مِنْ مَسَدٍ
4 و عَنْ وُجُوهِهِمْ

Cara membaca idgham bighunnah adalah dengan memasukkan huruf nun ke huruf bertemunya, jadi nunnya seperti tidak dibaca, namun langsung membaca huruf bertemunya. Waiy yakun, Lan Nadkhulha, Mim masadin, 'Aw wujuu hihim.

2. Idgham Bila Ghunnah


Idgham Bila Ghunnah adalah ketika ada Nun Sukun/Tanwin bertemu dengan salah satu huruf ل ر

Berikut adalah contoh Idgham Bila Ghunnah:
No Huruf Contoh
1 ل مِنْ لَدُنْهُ
2 ر مِنْ رَسُوْلِ

Cara membaca idgham bila ghunnah sama dengan cara membaca idgham yakni memasukkan huruf ke huruf selanjutnya namun, bila ghunnah maksudnya adalah tanpa dengung, jadi membacanya jelas makhrajnya terhadap huruf yang diidghamkan.

3. Iqlab


Iqlab adalah ketika ada Nun Sukun/Tanwin bertemu dengan huruf ب

Berikut adalah contoh Iqlab:
No Huruf Contoh
1 ب اَنْبِئُونِي

4. Ikhfa' Chaqiqiy


Ikhfa' Chaqiqiy adalah ketika ada Nun Sukun/Tanwin bertemu dengan salah satu huruf 15(Lima Belas: ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك

Berikut adalah contoh Ikhfa' Chaqiqiy:
No Huruf Contoh
1 ت كُنْتُمْ
2 ث مَنْ ثَقُلَتْ
3 ج اِنْجِيْلَ
4 د أَنْدَادًا
5 ذ مُنْذِرٌ
6 ز أَنْزَلْنَا
7 س اِنْسِيًّا
8 ش أَنْشَرَهُ
9 ص أَنْصَارِي
10 ض مَنْضُودٍ
11 ط اِنْطَلِقُوا
12 ظ أُنْظُرْ
13 ف أَنْفُسَهُمْ
14 ق مِنْ قَبْلِنَا
15 ك مِنْكُمْ

Nah itulah Hukum Nun Sukun atau Tanwin Ulumul Islamiyah. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum.

Huruf Hijaiyah


Mengenal Huruf Hijaiyah.

Seperti yang kita tahu setiap bahasa tentunya mempunyai huruf-huruf dasar yang nantinya dirangkaikan untuk membentuk sebuah kata, frasa, maupun kalimat yang mempunyai makna. Seperti Bahasa Indonesia dengan huruf-huruf dasar ABCDEFG.... sampai Z yang biasa disebut Alfabet, lalu ada Bahasa Jawa dengan Hanacarakanya, Hangeul Korea, dan masih banyak huruf-huruf lainnya.

Begitu pula Bahasa Arab. Terdapat pula huruf-huruf dasar, yang dikenal dengan Huruf Hijaiyah.